Nova Fitrianiiiii
Selasa, 05 Juli 2022
UAS MEDIA PEMBELAJARAN PAI
Minggu, 20 Desember 2020
IBUKU PANUTANKU
Assalamualaikum Wr. Wb.
Tuhan menciptakan 2 orang insan yang sangat berharga dan patut
aku banggakan, sayangi dan hormati mereka adalah ayah dan ibu ku. Aku sangat
mengagumi mereka berdua, disini aku akan menceritakan biografi singkat dari
seorang ibuku. Ibu ku bernama Liza Yuyun Ningrum beliau lahir di Tayan Hilir
pada tanggal 29 Juli 1986 beliau dibesarkan pada 2 tempat dimana pada awalnya
ibuku tinggal di Erna dan pada usia 7 tahun nenek dan kakek ku pindah ke Tayan
sehingga ibuku tinggal disana hingga ia bertemu dengan ayah ku yang bernama
Mustafa dan sampailah menikah.
Ibuku ini bukan lah seorang wanita yang berpendidikan tinggi
bahkan pada sekolah dasar pun ia tak hingga selesai karena kendala biaya,
karena pada zaman dulu perekonomian sangat susah. Tetapi meskipun demikian
ibuku tetaplah menjadi wanita yang bijak cerdas serta memiliki kelebihan yang
sangat baik dimataku dan seluruh keluargaku yang lain. Ibu adalah sosok bidadari
terhebat yang kutemui ia yang bersikap tangguh, penyayang, penyabar dan pantang
menyerah, dan tiada kasih sayang yang pernah putus dari sosok seorang ibu untukku
anaknya ini.
Ibu ku adalah wanita tercantik yang pernah aku temui ia mempunyai kulit putih, wajah oval serta mempunyai mata yang sipit, sepengetahuan ku nenek dari ibuku ini adalah orang keturunan cina sehingga ciri khasnya pun turun hingga ke ibuku yang seperti orang cina ini dengan warna kulit yang putih dan lingkaran mata yang sipit itu sehingga menampakkan ke ayuannya dan menggambarkan ke lemah lembutannya. Dari beberapa saudara ibuku ini menurutku ibuku lah yang sangat mirip dengan kekhasan yang dimiliki oleh orang cina karena hampir rata dari saudara ibuku ini mempunya kulit sawo matang walaupun dengan bentuk lingkaran mata yang sipit. Dapat disebut bahwa ibuku lah yang mempunyai kemiripan yang hampir sama dengan almarhumah neneknya dulu yang menurut bahasa kami aku memanggilnya sebagai moyang.
Ibuku bukan lah seorang yang berpendidikan tinggi ia adalah
seorang ibu rumah tangga atau yang dikenal dengan sebutan IRT tetapi selain
seorang ibu rumah tangga ibu ku ini juga seorang pengusaha catering kue, inilah
yang membuatku kagum kepada ibuku ia adalah sosok wanita pekerja keras dan
pantang menyerah meskipun kepenuhan kami sekeluarga telah dipenuhi oleh ayah
tetapi ibu ku selalu berpesan kepada ku bahwa “ kita seorang wanita juga harus
melakukan pekerjaan sehingga kita dapat membantu anggota keluarga kita meskipun
sebetulnya kepenuhan kita sudah terpenuhi, terlebih lagi ketika kita mempunyai
usaha sendiri kita juga dapat membantu membuka peluang kerja untuk orang lain”
itulah kata kata ibu yang selalu ku ingat dan ku jadikan prinsip dihidupku agar
aku harus bisa menjadi sosok pribadi seperti ibu.
Dulu sebelum kami hidup berkecukupan seperti sekarang ibuku
bekerja sebagai penjual sayur keliling meskipun pada saat itu ayah juga bekerja
namun perekonomian dulu sangat berkendala, waktu dulu ibu berjualan sayur saat
kami masih tinggal disalah satu kampung yang dimana nama kampung itu adalah
padu, pada subuh hari ibu selalu turun kepasar untuk membelikan bahan bahan
untuk ia berjualan keliling terkadang aku juga menemaninya pada masa itu aku
masih berusia kurang lebih 4 atau 5 tahun aku menemani ibu dengan tingkahku
yang masih seperti anak kecil pada umumnya yang terkadang rewel dan cengeng
pada masa itu aku menduduki bangku taman kanak-kanak. Dari masa itu aku banyak
mengambil pelajaran yang dilihat dari ibuku, walaupun ia wanita tetapi
semangatnya tidak kalah dengan sosok seorang ayahku.
Ibuku ini adalah sosok wanita yang selalu ingin melakukan suatu perubahan yang lebih baik dalam hidupnya itu ku ketahui dari nenek ku, karena nenek memberitahuku bahwa “ ibuku seperti itu karena sejak kecil ia selalu menemani nenek ku berdagang sehingga semangat dan niat serta ketekunannya ia bawa hingga ia dewasa bahkan sampai ia menikah dan setelah mempunyai aku dan adikku.” Maka dari itu ketika aku melihat ibu seperti itu rasanya aku menobatkan ibu sebagai tauladan dalam hidupku.
Dari sifat ibu ini pula aku diajarkan oleh ayah agar
mengikuti jejaknya, meskipun sekarang hidup kami sudah lebih dari cukup dan
terpenuhi tetapi ayah dan ibu selalu mengingatkan ku agar tak berhenti menjadi
orang yang dapat meringankan beban untuk diri sendiri, keluarga dan orang lain.
Ibu dan ayah selalu mengajariku untuk melakukan hal hal yang berdampak baik dalam.
Jangka panjang untuk ku, terutama ibu selain ia yang hobi berdagang ia juga
hobi dalam membuat kue hingga ketika aku berusia 12 tahun ibu sudah mengajariku
bagaimana cara agar bisa membuat kue dimulai dari kue kue yang mudah dulu.
Dalam hal ini pula aku juga didukung oleh ayah ku agar
ketika aku dewasa nanti aku tidak terkejut dengan dunia yang nyatanya keras
dalam proses ekonomi seperti padanya sekarang ini. Ibuku selalu mendidik aku
dan adikku dengan caranya yang lemah lembut yang memberikan kesan tersendiri
bagi aku dan adikku, selama ini ibuku termasuk orang yang bersabar menjaga dan
mendidik kami, beliau selalu mengajarkan kami agar selalu bersikap baik dan
ramah kepada orang lain karena bagi beliau itu adalah kunci untuk kita dapat
hidup dengan keadaan rukun dan damai.
Aku sangat bersyukur karena dianugrahi kedua orang tua yang
sangat sayang kepadaku dan adik ku terlebih lagi ibuku karena dalam hal apa pun
ibuku selalu menjadi partner terbaikku dan menjadi pendengar yang baik ketika
aku menghadapi masalah apa pun itu.
Ibu lah yang menjadi alasan ku hingga sekarang untuk semakin
kuat menimba ilmu hingga aku tiba dibangku kuliah. Ibu selalu berpesan “ dulu
ibu tidak dapat melanjutkan sekolah dikarenakan kendala biaya karena itu ibu
selalu berupaya sepenuh kemampuan ibu dan ayah untuk menyekolahi anak anak ibu
terutama kakak sebagai seorang figur contoh bagi adik, dibalik pencapaian kakak
sekarang ibu selalu berdo’a semoga kakak
tetap menjadi orang yang baik hati, lemah lembut dan tidak sombong kepada siapa
pun” itulah yang menjadi penguatku ketika aku lemah dalam perkuliahan dan
ketika aku lemah dalam mengerjakan tugas. Sungguh ketika aku merasa lemah aku
teringat akan 2 sosok manusia yang paling ku sayangi dan ku hormati serta patut
ku buat bangga mereka adalah ayah dan ibuku.
Pada saat sekarang ibuku bukanlah seorang wanita yang muda lagi tetapi dengan umurnya yang semakin hari semakin tua ia tetap menunjukkan sikap semangat dan pantang menyerahnya dalam melakukan segala hal dalam kehidupan ini. Terimakasih Ibu dan Ayah
Sekian biografi tentang ibu ini saya buat kurang lebihnya
saya mohon maaf.
Assalamualaikum Wr. Wb
Sabtu, 14 November 2020
Analisi Bahasa berdasarkan PUEBI DAN KBBI
Kamis, 05 November 2020
Kosakata Bahasa Ibu
TUGAS KOSAKATA BAHASA INDONESIA
Nama : Nova Fitriani
Kelas : 1D
Nim : 12001155
Makul : Bahasa Indonesia
NO Kosakata Bahasa Ibu Makna dalam Bahasa Indonesia
1 Longop Jendela
2 Lawang Pintu
3 Lading Pisau
4 Tilam Kasur
5 Tikar Karpet
6 Seloar Celana
7 Peredai Jemuran
8 Dapok Dapur
9 Berasor Pelan-pelan
10 Malar Keseringan
11 Ngomong Berbicara
12 Pokok Pohon
13 Beragam Bermacam-macam
14 Bedesut Cepat
15 Pinggan Piring
16 Cawan Gelas
17 Surau Mushola
18 Bekejar Berlari
19 Sitok Kesini
20 Sinun Kesana
21 Guli Kelereng
22 Kebon Kebun
23 Ngerayau Jalan-jalan
24 Andok Handuk
25 Kamek Kami
26 Besolek Berdandan
27 Lembet Lama
28 Nyayok Memasak
29 Betanam Berkebun
30 Mandok Membakar
31 Ncangkol Mencangkul
32 Nyiang Memotong
33 Niok Kelapa
34 Petelut Pensil
35 Lereng Sepeda
36 Miyadek Keluarga
37 Marek Jaman dahulu
38 Tesungkor Jatuh tak disengaja
39 Usah Jangan
40 Uras Sampah
41 Redam Jauh
42 Ritip Habis
43 Engkurup Berkumur
44 Belonggok Banyak
45 Ngelongkot Kedinginan
46 Berambeh Menginap
47 Beselubong Berselimut
48 Bejek Cengeng
49 Gangan Sayur
50 Pancis Korek api gas
51 Bekobok Mencuci tangan
52 Merabong Banyak
53 Melumpik Kepenuhan
54 Nyubok Mengejutkan
55 Nungkun Menghidupkan api
56 Tecogok Berdiam diri
57 Encangkong Jongkok
58 Empusak Hancur
59 Ketirap Sendawa
60 Betutak Marah
61 Ngedeng Menghalangi
62 Tohor Dangkal
63 Manggam Menangkap ikan
64 Ngolok Mengejek
65 Selabar Pengepel
66 Selabau Liar
67 Bonel Anting-anting
68 Pucut Ikatan rambut
69 Sengeh Kekenyangan
70 Kebulor Kelaparan
71 Tungkap Pindah
72 Sundok Pengunci pintu
73 Beramak Memalukan
74 Nyulor Menyelam
75 Serantok Kejedot
76 Tejelar Terbelalak
77 Tepansut Terlepas
78 Nambat Mengikat tali
79 Selempot Duduk
80 Rangkak Rakus
81 Senaweh Enak
82 Ngerabing Memanjat
83 Kesarong Kesurupan
84 Nepau Memukul
85 Engguyuk Menggoyang
86 Campen Bagus
87 Pak merina Paman
88 Mak merina Bibi
89 Beterabok Berkelahi
90 Bekapar Berantakan
91 Bekemas Merapikan
92 Ngagak Menjemput
93 Idar Sekitar
94 Lembet Lama
95 Kakti em Terserah
96 Betimbun Menumpuk
97 Ibat Tebal
98 Belimbor Mandi disungai
99 Bebasok Mencuci
100 Banyak tingkah Beragam
Assalamu’alaikum Wr. Wb
Baiklah disini saya akan menceritakan bagaimana proses saya dalam membuatkan tugas kosakata bahasa daerah ini. Pertama-tama saya membuka hp saya untuk memahami perintah tugas yang diberikan ibu dosen, setelah saya paham sayapun langsung mengerjakannya namun disini saya hanya dapat mengerjakan kurang lebih 40 kosakata saja, setelah itu sayapun langsung bertanya kepada ibu, ayah, kakek, dan nenek saya tentang bahasa bahasa terdahulu yang sekarang sudah jarang digunakan oleh orang banyak terlebih anak-anak muda seperti saya ini. Akhirnya setelah menanyakan kepada ibu, ayah, kakek dan nenek maka tugas ini pun terselesaikan kurang lebih 93 kosakata maka kosakata yang kurang itu saya coba untuk mencari sendiri lagi. Dalam waktu kurang lebih 45 menit 100 kosakata itupun terselesaikan. Sekian cerita singkat tentang proses pembuatan tugas 100 kosakata ini.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
Sabtu, 31 Oktober 2020
Aku Dan KampungKu
Perkenalkan nama saya Nova Fitriani di kesempatan kali ini saya akan sedikit menceritakan salah satu tempat menarik di tempat asal ku dilahirkan tepatnya di Tayan Hilir tempat ini biasa kami sebut dengan sebutan jembatan atau yang lebih dikenal dengan Jembatan Tayan atau Jembatan pak kasih. Jembatan ini mulai dibangun pada bulan September 2012 dan terletak di kabupaten Sanggau, Kalimantan barat. Dengan panjang mencapai 1.420 meter, jembatan ini mempunyai 2 bentangan dimana bentangan pertama menghubungkan antara kota Tayan dengan Pulau Tayan sedangkan bentangan kedua menghubungkan Pulau Tayan dengan Desa Piasak dan menjadi bagian dari jalan trans Kalimantan yang juga menghubungkan antara Kalimantan barat dan Kalimantan tengah. Sebenar nya jembatan ini sama seperti jembatan atau tol pada umum nya tetapi yang membuatnya berbeda adalah dimana seperti yang kita ketahui pada umumnya jembatan terkadang hanya dilalui oleh kendaraan tanpa berhenti di tengah nya namun hal ini berbeda dengan jembatan tayan dimana perbedaan nya terletak pada banyaknya kendaraan yang berhenti di tengah tengah bagian jembatan tepatnya pada sore hari , mengapa demikian? Karena menurut pengalaman saya pada waktu sore hari tepat di tengah jembatan itu suasananya sangat nyaman ditemani dengan pemandangan matahari yang akan tenggelam atau biasa juga kita sebut dengan sunset. Selain berhenti di tengah jembatan untuk melihat pemandangan indah pada sore hari biasanya juga orang orang nyantai di tepian sungai tepatnya di bawah jembatan disana suasananya juga tak kalah indah untuk melihat pemandangan disore hari. Banyak sekali orang yang melakukan aktivitas disore hari disekitaran jembatan ini lebih tepatnya di bagian bawahnya, salah satunya ada yang bersepeda ada juga yang berolahraga, ini semua diisi oleh orang tua mau pun anak muda dan ada juga perkumpulan anak muda yang bermain skateboard pada sore hari. Meskipun mempunyai bermacam ragam aktivitas tetapi tujuan nya tetap sama yang tak lain dan tak bukan adalah untuk menikmati indahnya pemandangan disore hari.
Senin, 26 Oktober 2020
Diri Saya
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Perkenalkan nama saya Nova Fitriani saya lahir di Tayan Hilir tanggal 08 november 2003, ayah saya bernama Mustafa beliau bekerja sebagai sopir dan ibu saya bernama Liza Yuyun Ningrum beliau hanya seorang ibu rumah tangga, saya mempunyai adik yang bernama Riski Juni Mustariji. Saya tinggal di GG. Ganefo no.32 desa pedalaman, dusun dalam tayan, kecamatan Tayan Hilir, kabupaten Sanggau, kalimantan barat.
Hobi saya adalah membaca, karena dari membaca kita dapat menambah ilmu yang kita belum pernah pelajari dan kita ketahui.
UAS MEDIA PEMBELAJARAN PAI
IDENTITAS MAHASISWA NAMA : NOVA FITRIANI NIM : 12001155 KELAS : 4D PRODI : PEN...

